Selasa, 11 Juli 2017

Perbedaan T-Shirt Printing dengan Teknik DTG dan Sablon Manual


T-Shirt Printing saat ini semakin banyak digemari dikalngan remaja. Dengan maraknya t-shirt yang beredar dipasaran tentu para pengusaha sablon berlomba - lomba untuk mengembangkan t-shirt hasil produksinya baik dalam segi hasil jadi maupun dalam segi pembuatannya. 
Perbedaan T-Shirt Printing dengan Teknik DTG dan Sablon Manual
Proses Pembuatan T-Shirt Printing
Nah, teknik pembuatan T-Shirt Printing yang berbeda-beda tentunya juga mendapatkan hasil yang berbeda pula.  Pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang perbedaan hasil t-shirt dengan hasil DTG dan sablon manual. Adapaun perbedaanya yaitu sebagai berikut:

• Proses Pembuatan
Proses pembuatan print t-shirt biasanya menggunakan printer DTG. Yaitu sebuah printer dengan teknologi head printer tipe piezo dan menggunakan tinta khusus sablon tekstil. Sedangkan sablon manual biasanya menggunakan alat bantu seperti screen atau film sablon. Untuk prosesnya percetakan t-shirt dengan DTG tentu lebih cepat daripada sablon manual.

• Kualitas Kaos
Sebenarnya tidak ada jaminan kualitas print kaos lebih bagus dibandingkan sablon dan juga sebaliknya.  Pada dasarnya kualitas t-shirt hasil cetakan itu tergantung dari bahan yang digunakan, contohnya ketika memakai kualitas tinta pada sablon manual dan kertas transfer yang digunakan saat print kaos. Apabila print kaos memakai kertas transfer dengan kualitas buruk, maka akan menghasilkan sablon retak pada t-shirt. Sedangkan ketika memakai tinta dengan kualitas rendah maka t-shirt sablon manual akan mengelupas sesudah beberapa kali dicuci. 

Nah, itulah sobat perbedaan T-Shirt Printing DTG dan sablon manual. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent

recentposts

Random

randomposts